Festival Sastra Yogyakarta

Pengumuman Juara Sayembara Puisi Nasional FSY 2025

Sayembara Puisi Nasional 2025 “RAMPAK”, yang diselenggarakan pada 23 Juni hingga 23 Juli 2025, sudah menemukan para pemenangnya. Total 1.465 peserta dengan 4.395 karya puisi yang harus dibaca dan dinilai oleh juri akhirnya menghasilkan 5 nama dengan 5 judul puisi terbaik menurut hasil rembugĀ para juri.

Pembacaan catatan pertanggungjawaban juri diwakili oleh Indrian Koto dan Komang Ira Puspitaningsih pada Panggung Pembukaan FSY 2025

Setelah membaca semua karya yang masuk, juri sepakat untuk mengusulkan 20 karya puisi terbaik yang kemudian dengan berbagai pertimbangan juri berhasil menemukan 5 puisi yang paling baik diantaranya berdasarkan kriteria para juri. Berikut adalah daftar pemenangnya.

Juara 1

Astrajingga Asmasubrata, asal Cirebon, dengan karya berjudul “Lintasan Rakit di Muara Code”

Juara 2

Badrul Munir Chair, asal Grobogan, dengan karya berjudul “Tabuh Keraton”

Juara 3

Yana Risdiana, asal Bandung, dengan karya berjudul “Pelajaran Pertama dari Sebuah Rebab”

Juara 4

Khotibul Umam, asal Bondowoso, dengan karya puisi berjudul “Kosmologi Garam”

Juara 5

S. Kamar, asal Lombok, dengan karya puisi berjudul “Nyensek”

Pemilihan kelima karya tersebut tentu melewati berbagai pertimbangan. Apalagi harus dipilih oleh 3 orang juri yang tentunya memiliki perbedaan latar belakang dan lingkungan, yang dapat mempengaruhi selera, gaya bertutur, dan kriteria tertentu akan sebuah karya puisi. Oleh sebab itu, juri juga melampirkan catatan pertanggungjawaban yang dapat dijadikan acuan, juga pelajaran dan masukan bagi siapapun yang ingin menambah khasanah akan sastra puisi.


Selamat kepada para juara. Juga terima kasih banyak untuk semua yang turut berpartisipasi meramaikan Sayembara Puisi Nasional FSY 2025. Semua karya puisi yang tercipta tidak ada yang sia-sia. Sedikit banyak memberi sumbangsih pada ekosistem puisi dan sastra Indonesia. Teruslah menulis. Teruslah berpuisi.

Sampai bertemu di Sayembara Puisi Nasional FSY berikutnya!